Entah karena aku yang sedang PMS atau memang kondisi batinku yang sedang tidak stabil karena terlalu banyaknya beban pikiran dan tugasku akhir2 ini membuat aku menjadi sangat sensitif dan mudah terluka.
Pagi ini aku bercerita ke sandaran hidupku, my lovely, tentang segala kegundahan batinku itu dan seperti biasa my hubby selalu mampu mencairkan ketegangan batinku dengan kalimatnya yang dingin dan tenang…katanya ” sudahlah ma, hidup toh tidak hanya melulu masalah pekerjaan, mama harus selalu kuat dan menganggap hal seperti ini sebagai latihan untuk menjadi manusia yang lebih tinggi…Berbesar hati, bersikaplah stabil, keadaan pasti akan menjadi baik dengan sendirinya…dimanapun kita hidup pasti akan ada masalah…cobalah bersikap slowdown dan mulailah bersikap dan berpikir ke masalah sosial, mungkin bisa lebih melegakan…”
Baru aku sadar, betapa selama ini tanpa sadar aku sudah mengikuti arus kehidupan jakarta yang terlalu banyak tuntutan dan ambisi sehingga membuat aku kurang mampu melihat dan mensyukuri apa yang telah kuperoleh dan kucapai…kalimat my hubby itu, meskipun sederhana tetapi cukup mampu mengenai sudut hatiku…Thanx ya honey…You are the best